ASUHAN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB IMPLANT

KELOMPOK
2
1.YAYUK
JANUARTI 11140047
2.TELLY
RUTH TAMBUNAN 11140049
3.
HAJJAH NURLAILA 11140074
4..DINDA
YULIA 11140079
5.
MENRY HERLINA LUMBAN TORUAN 11140090
6.
FESTIVIA 11140092
PRODI DIV BIDAN
PENDIDIK
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS RESPATI
YOGYAKARTA
TAHUN 2012/2013
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan
rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berisi tentang “ÁSUHAN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB IMPLANT”
dengan lancar.
Penulisan
makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas yang diberikan serta menambah
wawasan tentang asuhan kebidana
pada akseptor KB Implant,dimulai tinjauan teori format dan kasus tentang akseptor KB
implant.Penulisan makalah ini didasarkan pada
data sekunder dari beberapa informasi
baik dari buku maupun internet yang membahas tentang alat kontrasepsi implant dan asuhan kebidanannya.
Kami
berharap semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua, dan dapat
manambah wawasan kita mengenai sehingga terciptalah keluarga yang sejahtera.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih
jauh dari kesempurnaan oleh karena itu kritik dan saran kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Yogyakarta,07
Desember 2012
Tim
penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang……………………………………………………………1
1.2 Tujuan ……………………………………………………………………2
BAB II
ISI
2.1 Tinjauan Teori
…………………………………………………………..3
2.2 Format
…………………………………………………………………...7
BAB III
TINJAUAN
KASUS …………………………………………………………….13
BAB IV
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
……………………………………………………………...23
3.2 Saran
…………………………………………………………………….23
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Keberhasilan
program KB nasional Indonesia telah memperoleh pengakuan dunia dalam menurunkan
angka kesuburan untuk dasa warsa terakhir ini dari rata-rata 5,6 menjadi 3
kelahiran per wanita di tahun 1991. Sebagai akibat penurunan angka kesuburan
ini, angka pertumbuhan penduduk juga menurun dari 2,5 % menjadi ± 1,6%. Susuk
KB (Norplant atau implant) yang
diperkenankan di Indonesia sejak 1982 dapat diterima masyarakat sehingga
Indonesia merupakan negara terbesar
pemakai norplant. Susuk KB disebut Alat KB Bawah Kulit (IMPLAN) kini
sedang di uji coba susuk KB satu kapsul yang disebut implant.
Hal ini disebabkan oleh karena setelah pencapaian
tingkat ini program nasional berusaha beralih dari metode kontrasepsi tradisional yang kurang efektif
ke metode kontrasepsi tradisional yang kurang efektif ke metode yang lebih
efektif.
Sebagai bidan harus mampu memberikan asuhan kebidanan
pada Akseptor KB sesuaj kompetensi yang kedua yaitu:Bidan memberikan asuhan
yang bermutu tinggi pendidikan kesehatan
yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan menyeluruh di masyarakat dalam
rangaka untuk meningkatkan dasarkehidupan yang seha,perencanaan kehamilan dan
kesiapan menjadi orang tua.
Berdasarkan latar belakang tersebut diatas penulis
merasa tertarik untuk mengambil judul “ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA PADA Ny. K UMUR 38 TAHUN P1 A0 DENGAN
AKSEPTOR KB IMPLAN di PUSKESMAS GEMOLONG.
1.2. Tujuan
A.
TujuanUmum
1. Untuk
memahami dan mampu membuat asuhan kebidanaan
B.
TujuanKhusus
1.Dapat
melaksanakan pengkajian data sampai dengan evaluasi dengan 7 langkah Varney
2.Dapat menganalisa kesenjangan antara teori dan
praktek
3.Dapat memberikan alternative pemecahan masalah
apabila ditemukan kesenjangan masalah
BAB II
ISI
A.Tinjauan Teori
2.1.
Definisi Kontrasepsi Implan
Kontrasepsi
implan adalah suatu alat kontrasepsi yang mengandung levonorgestrol yang di
bungkus dalam kapsul silicone dan susukkan dibawah kulit.
2.2. Jenis
a. Norplant
terdiri dari 6 kapsul silastik lembut berongga dengan panjang 3,4 cm dengan diameter
2,4 mm , dimana setiap kapsulnya berisi 36 mg levonorgestrol dan lamanya 5
tahun.
b. Implanon
terdiri dari 1 kapsul silastikputih lentur dengan panjang kira – kira 40 mm dan
diameter 2 mm yang isinya , 3 ketodegestrol dan 66 mg kopolimer EVA dan lamanya
3 tahun.
c. Norplant
terdiri dari 2 kapsul silastik 76 mg levonorgestrol efektifitasnya 2 tahun.
d. Indoplant
terdiri dari 2 batang efektifitasnya 3 tahun.
2.3 Mekanisme
Kerja
a. Mengentalkan
lender serviks uteri sehingga menyulitkan penetrasi sperma.
b. Menimbulkan
perubahan – perubahan pada endometrium sehingga tidak cocok untuk implantasi
zygot.
c. Menekan
ovulasi
d. Mengganggu
transportasi sperma (Saifuddin, 2003)
2.4. Keuntungan Kontrasepsi
a. Mempunyai
daya guna tinggi.
b. Memberikan
perlindungan jangka panjang.
c. Tidak
memerlukan pemeriksan dalam.
d. Tidak
mengganggu kegiatan senggama
e. Tidak
mengganggu ASI
f. Klien
hanya perlu kembali bila ada keluhan
g. Dapat
dilakukan pencabutan setiap saat sesuai kebutuhan (saifuddin, 2003)
2.5. Efek Samping
a. Gangguan
siklus haid berupa perdarahan bercak (spotting)
b. Ekspulsi
implant
c. Perubahan
berat badan mengalami penurunan atau peningkatan
d. Pusing/nyeri
kepala
e. Rasa
nyeri payudara
2.6 Indikasi
a. Wanita
yang ingin kontrasepsi untuk yang lama (1-1,5 th) tapi tidak bersedia
menggunakan kontap AKDR.
b. Wanita
yang tidak boleh menggunakan pil KB yang mengandung estrogen
c. Wanita
dengan usia subur
d. Wanita
yang telah memiliki anak ataupun belum memiiki anak.
e. Ibu
menyusui dan membutuhkan kontrasepsi
f. Wanita
pasca keguguran.
2.7 Kontraindikasi
a. Kehamilan
atau disangka hamil
b. Perdarahan
tidak teratur genetalia tanpa diketahui penyebabnya.
c. Riwayat
kehamilan ektopik
d. Kelainan
kardiovaskuler
e. Penderita
penyakit hati akut
f. Tumor
jinak atau diduga tumor.
g. Karsinoma
payudara
h. Penyakit
jantung, hipertensi, DM, dll.
2.8 Waktu Pemasangan
Waktu yang baik
untuk pemasangan adalah pada saat waktu haid berlangsung atau masa pra ovulasi
dari siklus haid.
2.9 Efektivitas
a. Angka
kegagalan norplant < 1 per 100 wanita per tahun dalam 5 tahun pertama lebih
rendah dibandingkan kontrasepsi oral, IUD, dan metode barrier.
b. Efektifitasnya
berkurang sedikit setelah 5 tahun dan pada tahun ke – 6 kira – kira 2,5 – 3 %
akseptor menjadi hamil.
c. Norplant
2 sama efektifitasnya seperti norplant untuk waktu 3 tahun terjadi kehamilan dalam jumlah yang tidak
terduga sebelumnya. Sekitar 5 – 6 % penyebabnya belum jelas, disangka penurunan
kadar hormon.
2.10 Prosedur Pemasangan dan Alat-alat
a. Memberikan
informasi dan konseling pada akseptor tentang KB Implan sehinggan calon
akseptor betul-betul mengerti dan menerima sebagai cara kontrasepsi yang akan
dipakainya.
b. Mempersiapkan
alat-alat
1)
Sabun antiseptic
2)
Kasa steril
3)
Betadine
4)
Obat anestesi local
5)
Spuit dan jarum suntik
6)
Trochar nomer 10
7)
Sepasang handschoen
8)
Satu set kapsul norplant (6 kapsul)
9)
Scalpel yang tajam
· c. Teknik
Pemasangan
1) Akseptor
dibaringkan terlentang diatas tempat tidur dan lengan kiri diletakkan pada meja
kecil disamping tempat tidur akseptor.
2) Daerah
tempat pemasangan dicuci dengan sabun antiseptic kemudian diberi cairan
antiseptic.
3) Lakukan
injeksi anestesi ± 6-10 cm diatas lipatan siku.
4) Buat
insisi ± 2-3 mm dengan scalpel yang tajam
5) Masukkan
trochar melalui lubang insisi sehingga sampai pada jaringan bawah kulit.
6) Masukkan
kapsul melalui lubang trochar dan didorong dengan flunger sampai kapsul
terletak dibawah kulit.
7) Lakukan
sampai kapsul ke-6 hingga tersusun seperti kipas.
8)
Control luka (ada perdarahan atau tidak)
9)
Jika tidak ada perdarahan, tutup luka
dengan kasa steril kemudian plester.
10) Nasehati
akseptor agar luka tidak boleh basah selama ± 3 hari dan datang kembali jika
ada keluhan.
2.11 Pengangkatan Implant
Pengangkatan
implant dilakukan atas indikasi sbb:
a.
Atas permintaan akseptor
b.
Timbulnya efek samping yang mengganggu
c.
Sudah habis masa pakainya
d.
Terjadi kesakitan
2.12 Cara mengatasi efek samping
implant
Bila terjadi ekspulsi
imlpan jangan panik terlebih dahulu tetapi langsung ke tenaga kesehatan untuk
mencabut implan atau bila menginginkan memakai implan lagi bisa dipasang batang
implan yang baru.
B. Format Asuhan Kebidanan Pada Akseptor KB Implan
ASUHAN KEBIDANAN AKSEPTOR KB
PADA NY…UMUR…TH P..A..AH..
DI ……............................
No.Register : ………………………………………………… .
Masuk RS/PKM/BPM Tanggal/Pukul : ………………………………………………… .
Dirawat di ruang : ………………………………………………… .
I.
PENGKAJIAN DATA Tanggal/Pukul :………………… Oleh :
………………… .
A.
Data Subjektif
1.
Identitas
Ibu Suami
Nama : ……………………………… ………………………………........ .
Umur : …………………………….... …………………………................ .
Agama : ……………………………… ……………………………….…... .
Suku/bangsa :……………………………… ………………………………….... .
Pendidikan :……………………………… …………………………………… .
Pekerjaan : ……………………………… …………………………………… .
Alamat : ……………………………… …………………………………… .
2.
Alasan Datang
……………………………………………………………………………………………..
.
……………………………………………………………………………………………..
.
3.
Keluhan utama
…………………………………………………………………………………………….
.
…………………………………………………………………………………………….
.
4.
Riwayat Menstruasi
Menarce : ……………………… Sifat darah :
………………………….…
Siklus : ……………………… Keluhan :……………………………..
Lamanya : …. ………………….. Bau :………………………
5.
Riwayat perkawinan
Status perkawinan :……………… Menikah ke :……………..
Lama
: ……...……… Usia menikah pertama kali :……………..
6.
Riwayat obstetrik : P….A….Ah….
|
Hamil ke
|
Persalinan
|
Nifas
|
|||||||
|
Tanggal
|
Umur
kehamilan
|
Jenis
persalinan
|
Penolong
|
Komplikasi
|
JK
|
BB
lahir
|
Laktasi
|
Komplikasi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
Riwayat kontrasepsi yang di gunakan
|
No
|
Jenis
kontrasepsi
|
Pasang
|
Lepas
|
||||||
|
Tanggal
|
Oleh
|
Tempat
|
Keluhan
|
Tanggal
|
Oleh
|
Tempat
|
Alasan
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.
Riwayat kesehatan
a.
Penyakit yang pernah/ sedang di
derita (menular,menurun dan menahun)
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
b.
Penyakit yang pernah/ sedang di
derita keluarga (menular,menurun dan menahun)
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
c. Riwayat penyakit yang berhubungan
kontraindikasi KB
…………………………………………………………………………………………..
d.
Riwayat keturunan kembar
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
e.
Riwayat rawat inap dan operasi
..........................................................................................................................................
…………………………………………………………………………………………..
f.
Riwayat alergi obat
………………………………………………………………………………………......
………………………………………………………………………………………….
9.
Pola pemenuhan kebutuhan
a.
Nutrisi
Makan Minum
Frekuensi :……. x/hari .......
x/hari
Jenis :……………………. ……………………….
Porsi :……………………. ……………………….
Pantangan :……………………. ……………………….
Keluhan :……………………. ……………………….
b.
Eliminasi
BAK BAB
Frekuensi : …………………… ……………………….
Warna : …………………… ……………………….
Konsistensi : …………………… ……………………….
Keluhan :……………………. ……………………….
c.
Istirahat
Tidur siang Tidur
malam
Lama :……. Jam ……..
jam
Keluhan :……………………. ……………………….
d.
Personal Hygiene
Mandi :……. x/hari
Ganti pakaian :……. x/hari
Gosok gigi :……. x/hari
Keramas :……. x/minggu
e.
Pola
seksualitas
Frekuensi :…….x/minggu
Keluhan :
………………………
f.
Pola aktivitas (terkait kegiatan
fisik, olah raga)
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
10.
Data psikologi, spiritual dan
ekonomi (pengetahuan ibu dan keluarga tentang kontrasepsi, pengambilan keputusan, kegiatan ibadah, kegiatan social, keadaan ekonomi keluarga )
…………………………………………………………………………………………...…
………………………………………………………………………………………….…..
…………………………………………………………………………………………..….
………………………………………………………………………………………..…….
……………………………………………………………………………………………...
B.
Data Objektif
1.
Pemeriksaan umum
Keadaan umum :………………………………………………..
Kesadaran :
……………………………………………….
Status emosional :
……………………………………………….
Tanda Vital :
Tekanan darah :……mmHg Nadi :
……………x /menit
Pernafasan :…..
x/menit suhu :……………oc
BB :……kg TB :……………cm
2.
Pemeriksaan Fisik
Kepala :…..…………………………………………………………………………
Wajah :..……………………………………………………………………………
Mata :……………………………………………………………………………..
Hidung :……………………………………………………………………..………
Mulut :……………………………………………………………………………..
Telinga :……………………………………………………………………………..
Leher :……………………………………………………………………………..
Dada :……………………………………………………………………………..
Payudara :……………………………………………………………………………..
Abdomen :……………………………………………………………………………..
Ekstremitas Atas :……………………………………………………………………..
Ekstremitas Bawah :……………………………………………………………………..
Genetalia Luar :……………………………………………………………………..
3.
Pemeriksaan penunjang Tgl :……………….. Pukul :………WIB
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
4.
Data penunjang
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
II.
INTERPRETASI DATA
A.
Diagnose kebidanan ( disertai dengan
data focus dan analisa data )
……… ………………………….. …………………………..…………………………
………………………………………………………………………………………….
Data Dasar
DS :…………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
DO :…………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
B.
Masalah
………………………………………..
…………………………..…………………….
………………………………………………………………………………………….
Data Dasar
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
III.
IDENTIFIKASI DAN ANTISIPASI DIAGNOSE
POTENSIAL
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………..
…………………………..……………………..
………………………………………………………………………………………………
IV.
TINDAKAN SEGERA
A.
Mandiri
………………………….. …………………………….……………………………….
………………………………………………………………………………………….
B.
Kolaborasi
………………………….. …………………………….……………………………….
………………………………………………………………………………………….
C.
Merujuk
………….. ……………………………………………………………………………...
…………………………………………………………………………………………..
V.
PERENCANAAN Tanggal :………………………
Pukul :………….WIB
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
VI.
PELAKSANAAN Tanggal :…………………………….
Pukul :……………WIB
………………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………..
VII.
EVALUASI Tanggal :……………………………
Pukul :……………WIB
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAB III
TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA BERENCANA
PADA NY. K P1 A0 Ah1 UMUR 27 TAHUN
DENGAN KB IMPLANT
DI PUSKESMAS GEMOLONG SRAGEN
No.Register :
160412
Masuk PKM Tanggal/pukul : 6 Desember 2011/08.30 WIB
Dirawat di ruang
: periksa
I. PENGKAJIAN DATA Tanggal/pukul : 6-12- 2011/08.35 WIB Oleh : Sariana
A. Data
Subjektif
1. Identitas
Ibu Suami
Nama : Ny. K Nama : Tn. P
Umur : 27 tahun Umur :
29 tahun
Agama : Islam Agama :
Islam
Suku/Bangsa : Jawa /Indonesia Suku/bangsa :
Jawa/ Indonesia
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu rumah tangga Pekerjaan : Buruh
Alamat : Gemolong Permai RT 12 Alamat : Gemolong Permai RT 12
2. Alasan datang
Ibu mengatakan ingin memakai alat kontrasepsi
yang lebih efektif dari KB pil untuk menunda kehamilannya dan ingin memakai
implant.
3. Keluhan Utama
Ibu mengatakan tidak ada keluhan
4. Riwayat Menstruasi
Menarche : 14 tahun Sifat darah : cair
Siklus : 28 hari Keluhan : tidak ada
Lama : 7 hari Bau : khas darah
5. Riwayat
Perkawinan
Status perkawinan : Sah Menikah ke : 1
Lama
perkawinan : 4
tahun Umur waktu
menikah : 23 tahun
6. Riwayat
Obstetri P1A0AH1
|
Hamil ke
|
Persalinan
|
Nifas
|
|||||||
|
Tanggal
|
Umur
Kehamilan
|
Jenis
persalinan
|
Penolong
|
Komplikasi
|
JK
|
BB
lahir
|
Laktasi
|
Komplikasi
|
|
|
1
|
04 maret
2008
|
39 mg
|
spontan
|
bidan
|
-
|
O
|
3000 gr
|
ya
|
-
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7. Riwayat kontrasepsi yang di gunakan
|
No
|
|
Pasang
|
Lepas
|
|||||||
|
Jenis kontrasepsi
|
Tanggal
|
Oleh
|
Tempat
|
Keluhan
|
Tanggal
|
Oleh
|
Tempat
|
Alasan
|
||
|
1
|
Pil
|
23 april 2008
|
Bidan
|
BPM
|
-
|
2 des 2011
|
Ibu
|
BPM
|
Ingin mengganti alat kontrasepsi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8. Riwayat
kesehatan
a. Penyakit yang pernah/sedang di derita( menular,
menurun dan menahun)
Ibu mengatakan tidak pernah atau sedang menderita
penyakit menular seperti TBC, HIV, AIDS, IMS. Penyakit menurun seperti asma,
hipertensi,DM, kanker payudara dan penyakit menahun seperti jantung dan ginjal.
b.
Penyakit yang pernah/sedang diderita
keluarga(menular, menurun dan menahun)
Ibu mengatakan keluarga tidak pernah
atau sedang menderita penyakit menular seperti TBC, HIV, AIDS, IMS. Penyakit
menurun seperti ashma, hipertensi,DM, kanker payudara dan penyakit menahun
seperti jantung dan ginjal.
c.
Riwayat kontraindikasi KB
Ibu
mengatakan tidak ada kontraindikasi terhadap pil KB seperti hipertensi,kanker
payudara.
d.
Riwayat keturunan kembar
Ibu
mengatakan tidak ada riwayat keturunan kembar, baik dari suami maupun ibu
sendiri.
e.
Riwayat rawat inap dan operasi
Ibu
mengatakan sebelumnya tidak ada riwayat rawat inap maupun operasi.
f.
Riwayat alergi obat
Ibu
mengatakan tidak alergi obat.
9. Pola pemenuhan kebutuhan
a. Nutrisi
Makan Minum
Frekuensi : 3x/hari 6-7x/hari
Jenis : nasi, sayur, lauk air putih, teh
Porsi :1 piring 1
gelas
Pantangan : tidak ada tidak
ada
Keluhan : tidak ada tidak
ada
b. Eliminasi
BAK BAB
Frekuensi : 5x/hari 1x/hari
Warna : kuning jernih kuning
Konsistensi :
cair lembek
Keluhan : tidak ada tidak
ada
c.
Istirahat
Tidur siang Tidur
malam
Lama : 2 Jam 7 jam
Keluhan : tidak ada tidak
ada
d.
Personal Hygiene
Mandi : 2x/hari
Ganti pakaian : 2x/hari
Gosok gigi : 2 x/hari
Keramas : 3x/minggu
e.
Pola
seksualitas
Frekuensi :3x/minggu
Keluhan :
tidak ada
f.
Pola aktivitas (terkait kegiatan
fisik, olah raga)
- Ibu mengatakan melakukan kegiatan
sehari-hari seperti menyapu, mencuci, dan lain sebagainya.
- ibu mengatakan tidak ada keluhan
10. Data psiko-sosio-spiritual(pengetahuan ibu dan
keluarga tentang kontrasepsi, pengambilan keputusan, kegiatan ibadah, keadaan
ekonomi keluarga)
- Ibu mengatakan KB Implan 3 tahun sekali dan efek
ampingnya tidak begitu memberatkan.
- ibu mengatakan suami sebagai pengambil keputusan
utama
- ibu mengatakan menjalankan sholat 5 waktu
- ibu mengatakan mengikuti kegiatan arisan
- ibu mengatakan kebutuhan sehari-hari terpenuhi
B. Data
Objektif
1. Pemeriksaan Umum
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : composmentis
Status
emosional : stabil
Tanda – tanda
vital
· Tensi : 110/80 mmHg
·
Nadi :
84x/menit
· Suhu : 37,2 oC
·
Pernafasan :
22x/menit
. BB
:50 kg
. TB
: 155 cm
2.
Pengukuran fisik
Kepala :
Rambut warna hitam, bersih,kulit kepala tidak ada lesi,oval
Wajah : tidak ada oedem, simetris
Mata : konjungtiva tidak anemis, sklera tidak
ikterik, tidak ada sekret
Hidung : bersih, tidak ada
polip, simetris, tidak ada secret
Mulut : bersih,
warna kemerahan, siemtris,gigi tidak ada caries, tidak ada karang gigi,warna kemerahan,
tidak ada oedem, warna merah, ada kelembapan, simetris, tidak ada lesi
Telinga : bersih,tidak ada serumen
Leher
Kelenjar
thyroid : tidak ada pembengkakan
Kelenjar lymfe
: tidak ada pembengkakan
Kelenjar paratiroid : tidak ada pembengkakan
vena
jugularis : tidak ada
pembengkakan
Dada
Auskultasi jantung : normal
Auskultasi paru
: normal
Bentuk
: simetris
Payudara
Pembesaran
: ada
Bentuk : simetris
Keadaan putting
: menonjol
Pengeluaran
: tidak ada
Hyeprpigmentasi
: tidak ada
Benjolan
: tidak ada
Abdomen
Bentuk : simetris
Pembesaran uterus : tidak ada pembesaran
Pembesaran hati : tidak ada pembesaran
Kelainan : tidak ada
kelainan
Hiperpigmentasi : tidak ada
Bekas luka OP : tidak ada
Ekstremitas
·
Atas : simetris
·
Bawah :
simetris
· Oedem :
tidak ada
· Varices :
tidak ada
· Kuku
jari :
kemerahan
· Reflek
patella :
+/+
Anus : tidak haemorroid
Genetalia luar
a.
Vagina :
Tidak ada varises, tidak ada infeksi, tidak ada cairan abnormal
b. Kelenjar
bartholoni :
Tidak ada oedema,tidak ada massa,tidak ada cairan
3. Pemeriksaan
penunjang Tgl: Pukul: WIB
Tidak
dilakukan
4. Data
penunjang
Tidak
ada
II. INTERPRETASI DATA
A. Diagnosa
Kebidanan
Ny. K umur 27 tahun P1A0 Ah1 ingin menggunakan
KB Implan
Data
Dasar :
S :
· ibu mengatakan telah memiliki 1 anak.
· Ibu mengatakan telah berumur 27 tahun.
· Ibu mengatakan ingin memasang KB
Implant.
O :
KU : baik. Kesadaran : Composmentis
VS
TD : 110/80 mmHg N
: 84x/menit
S
: 37,20 C R
: 22x/menit
B. Masalah
Tidak ada
Data Dasar
Tidak ada
III.
IDENTIFIKASI DAN ANTISIPASI DIAGNOSE POTENSIAL
Tidak ada
IV. TINDAKAN
SEGERA
A. Mandiri
-
B. Kolaborasi
-
C. Merujuk
-
V. PERENCANAAN Tanggal/jam
: 6 Desember 2011 / 08.45 WIB
1. Beritahu
ibu tentang hasil pemeriksaannya
2. Beritahu
ibu tentang KB Implant dan efek
sampingnya.
3. Siapkan
alat dan bahan untuk pemasangan implant.
4. Lakukan
tindakan pemasangan implant.
5. Berikan
terapi.
6. Lakukan
dokumentasi di buku register dan isi
kartu kunjungan.
7. Beritahu ibu KB implant ini
efektif selama 3 tahun dan anjurkan ibu untuk datang pada tahun 2014 untuk
melepasnya.
8. Anjurkan ibu untuk kontrol 1
minggu lagi atau bila ada keluhan ibu boleh datang untuk konsultasi.
VI. PELAKSANAAN Tanggal/jam
: 6 Desember 2011/08.50 WIB
1.
Memberitahu ibu tentang hasil
pemeriksaannya
2.
Memberitahu ibu tentang KB
Implant dan efek sampingnya :
KB Implant yaitu memasukkan 2 kapsul KB Susuk ke
dalam lengan kiri atas untuk mencegah terjadinya kehamilan dan efek sampingnya
perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak, dan terjadinya peningkatan berat
badan.
3.
Menyiapkan alat dan bahan untuk pemasangan implant :
· Tempat
tidur untuk pasien berbaring pada ruang periksa,
· duk
steril
· 1
pasang handscoon
· Pinset
dalam bak instrumen sterill
· forcep
mosquito/klem penjepit
· kom
kecil yang berisi larutan betadin
·
lidocain
· spuit
5ml
· band
aid atau plester
· kassa
steril dan kassa pembalut
· bak
instrument
· kain
penyangga
4. Lakukan
tindakan pemasangan implant :
a. Memasukkan ujung trokar dengan ujung yang tajam menghadap ke atas
melalui luka insisi dengan sudut kecil sampai ujung tajam seluruhnya berada di
bawah kulit (2-3mm dari akhir ujung tajam)
b. Meletakkan kapsul tepat di bawah kulit bagian yang lain dengan cara
mengangkat trokar ke atas sehinggan kulit terangkat. Trokar harus cukup dangkal
sehinga dapat diraba dari luar dengan jari.
c. Menggunakan pendorong untuk mendorong kapsul ke arahujung trokar
dengan menggunakan satu tangan untuk menstabilkan.
d. Meraba ujung kapsul denga jari untuk memastikan
kapsul sudah keluar seluruhnya dari trokar.
e. Tanpa mengeluarkan seluruh trokar, putar ujung trokar ke arah lateral
kanan dan kembali ke posisi semula, menggeser trokar sekitar 15 – 250, kemudian
memasukkan trokar pelan – pelan sambil meraba kapsul yang pertama.
f. Mengeluarkan seluruh trokar sambil mendorong alat pendorongnya serta
meraba kapsul kedua untuk memastikan kapsul kedua sudah keluar seluruhnya.
g. Tekan tempat insisi dengan jari dengan menggunakan kasa selama 1
menit untuk menhentikan perdarahan. Membersihkan tempat insisi dengan kassa
betadin kemudian menjepit ujung – ujung tempat insisi dengan menggunakan klem
penjepit kemudian menutupnya dengan band aid atau plester.
6. Memberikan
terapi.
Amoxilin 3 x 500 mg/hari
Asam
Mefenamat 3 x 500 mg/hari
7. Mendokumentasikan hasil pemeriksaa di buku register , terapi yang
telah diberikan dan identitas ibu serta mengisi kartu kunjungan.
8. Memberitahu ibu KB implant ini
efektif selama 3 tahun dan anjurkan ibu untuk datang pada tahun 2014 untuk melepasnya.
9. Menganjurkan
ibu untuk kontrol 1 minggu lagi atau bila ada keluhan.
VII. EVALUASI Tanggal/Jam
: 6 Desember 2011 / 09.00 WIB
1. Ibu
sudah mengetahui hasil pemeriksaannya.
TD : 110 / 80 mmHg
BB : 52 kg
2. Ibu sudah
mengerti tentang KB Implant dan efek sampingnya.
3. Telah
dilakukan pemasangan KB Impalnt 2 kapsul.
4. Ibu sudah mengetahui jika KB
Implant ini efektif selama 3 tahun dan bersedia datang tahun 2014 untuk melepasnya.
5. Ibu
bersedia untuk kontrol ulang 1 minggu lagi atau bila ada keluhan.
6. Telah
dilakukan dokumentasi pada buku register bidan
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Setelah
dilakukan pengkajian sampai dengan evaluasi pada Ny. K akseptor KB implan,
dapat diambil kesimpulan :
Penulis telah mendapatkan pengalaman nyata
dalam penerapan asuhan kebidanan pada Ny. K dengan KB Implant dengan
menggunakan tujuh langkah varney secara komprehensif.
Hasil pengkajian
yang penulis dapatkan pada Ny. K umur 38 tahun dengan KB Impant : ibu mengatakan
ingin menggunakan KB implan, ibu dalam keadaan baik, kesadaran CM, ibu pernah
melahirkan 1x, dan hamil 1x, secara sehat tidak ada komplikasi atau penyulit TD
: 110/80 mmHg, N: 84x/menit, S: 37,20C, R: 22 x/menit, masalah tidak ada BB: 52
kg, memberi KIE tentang KB implan dan efek sampingnya, menyiapkan alat-alat
pemasangan implan pada lengan kiri atas
kurang lebih 8 cm dari lipatan siku, ibu mengerti tentang KB implan, ibu sudah
dipasang implan pada lengan kiri, ibu mau kembali 1 minggu lagi setelah
pemasangan KB Implant, ibu bersedia untuk tidak mengangkat benda yang
berat-berat, ibu mau menjaga luka insisinya dan sudah mendapatkan terapi :
Amoxilin 500 mg 3x1 tablet, Asam
Mefenamat 500 mg 3x1 tablet.
Selama melakukan
asuhan kebidanan penulis tidak menemukan
kesenjangan antara teori dan praktek.
4.2 Saran
4.2.1 Bagi Tenaga Kesehatan
Hendaknya
mampu meningkatkan pelayanan kebidanan sesuai dengan prosedur tindakan yang
ada.
4.2.2 Bagi Pasien
Hendaknya
ikut serta dalam mensukseskan program KB di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Hartanto. 2003. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi.
Jakarta : Pustaka Harapan.
Manuaba, I.
1998. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan
Bidan. Jakarta
: EGC.
No comments:
Post a Comment